Salam

Terlintas untuk membuat tulisan dengan aksara Lampung. Masih ingat ‘sih tapi tetap harus bolak balik cek lagi di internet. Ya setelah 1 bulan berlalu, saya memutuskan untuk membiarkan siapapun dapat membacanya. Lengkapnya seperti ini:

Halo

apa kabar? baik? bosan? kesal? sedih? marah? senang? ya hidup memang begitu kan?

Semuanya berubah ya

Dimana lagi sekumpulan anak muda yang duduk sambil menikmati kopi dan rokok di tangannya ?

Atau mereka yang megabdikan malamnya untuk menikmati musik secara langsung?

Bicara sana sini, tertawa apa sajalah

Atau mereka si pemilik jiwa penyendiri tak asing dengan semua yang berubah ini karena ya mereka memang terbiasa untuk sendiri

dan tak pusing lagi untuk bertemu siapa dan menghadapi orang yang seperti apa hari ini

Apapun itu,

Ceritamu hari demi hari ini, kau yang membuatnya

Kau yang menentukan

Pagi ini kau memilih untuk membuka jendela, atau melihat jam, atau tetap membiarkan dirimu untuk tetap bermimpi?

saat menjelang malam, kau membiarkan dirimu larut dalam kesenangan atau kesedihan hari ini, atau mempersiapkan tidur terbaikmu untuk kesenangan dan kesedihan selanjutnya?

Karena akan selalu ada pilihan

Ini itu, sana sini, maju mundur

Apapun itu, kau yang paham

dan biarlah menjadi pilihan yang akan berbuah kelak

Salam

Continue Reading