Benar – benar

Jadi, tulisan ini ialah tulisan yang saya tulis dalam buku saya menggunakan pen.

24/11/16 Bener-bener / benar-benar hanya ingin menulis panjang  dengan menggunakan tangan. salah. Maksud saya dengan menggunakan pen. Tulisan panjang ini benar-benar sangat absurd, karena memang hanya untuk menulis menggunakan pen. Tapi pen yang saya pakai ini, bukan sembarang pen. Pen ini lebih tebal dari pen biasanya. Nama pen ini ialah … DRAWING PEN dari SNO*MEN.  Salah. SNO*MAN atau manusia salju. Saya tidak mau menyebut merk, karena bukan iklan atau promosi. Memangnya siapa saya? OK. Balik lagi ke topik. Memang topiknya apa? OK. Mulai topik Baru. Duh kenapa ‘B’ nya di capslock. OK. Mmmm .. Hm..  Apa ya. Menulis apa ya? Oh. Katak, katak apa yang bersaudara? Katak beradik. Di samping saya menulis ini, saya juga menghisap, eh kok menghisap? Sebentar.. Oh menyeruput, menyeruput? Baiklah, saya sedang menikmati segelas cokelat dingin. Duh, pen ini tidak enak buat menulis. Apakah saya punya pen lain? Tidak. Hanya ini. Saya bosan melihat komputer atau layar monitor. Mata saya sakit. Literally sakit. WOW! saya baru sadar, tulisan ini jelek sekali. Walaupun tulisan ini hanya sekedar untuk supaya agar menulis menggunakan pen, ya boleh lah ya sedikit curhat. Saya kesal. Akhir-akhir ini saya tidak teliti. Bukan akhir-akhir ini sih, sudah dari lama sekali dan penyakit ini susah sekali sembuhnya. Iya benar, saya tidak sabar. Jadi saya ingin cepat sekali selesai. Iya benar, saya harus melatih kesabaran saya. Semangat. Tulisan saya benar-benar jelek. Sekarang saya butuh air putih. Di mana ada air putih? Katanya sumber air sudah sekat? Lupakan. Ok, kembali lagi ke topik. Memang ada topik? Saya suka menari. Mengapa kalau sebut menari kesannya jadi menari tarian tradisional? Tapi apapun itu, saya suka menari, menari apa saja. Karena menari itu tidak membosankan. Lalu saya suka makan-makanan manis. Saya bisa satu hari hanya makan roti-roti manis. Lalu saya tidak suka makan nasi. Bukan untuk diet, tapi tidak suka saja. Lalu saya suka kamu. Maaf kalau tulisan ini tidak bermanfaat. Oh. Saya memiliki sebuah mimpi besar. Saya ingin sekali menjadi seorang Creative Director. Ya, itu perlu proses saya tahu. Tidak mudah. Tidak gampang. Bukan mudah. Bukang gampang. Absurd. Ya, saya tahu saya absurd. Saya (sepertinya) tidak normal. Maukah kamu / anda berteman dengan saya? yang tidak normal ini? Kertasnya sudah hampir habis, saya harus mengakhiri hubungan ini. Salah. Tulisan ini. Memangnya saya berhubungan dengan siapa? End

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *